TARIAN CERMIN

MEMO MUSIM (3)

Posted on: April 17, 2007

Inilah ujian, katamu. Mewarnai kegembiraan kemarin
kau pun mengamit kabut membawa tidur dan menjadi mimpi-mimpi indah
yang selalu kau sematkan dalam hatiku setiap berangkat kerja
“ini adalah kebahagiaan yang tertunda,” begitu selalu katamu.

Lalu aku pamit, dan pulang dengan tangan yang berdebu
bersama malam yang berkabut
“Perjalanan adalah kesabaran yang selalu harus kita ikhlaskan.”
Kau pun menyelam di dadaku, sambil menghitung detak jantungku

“Perjalanan adalah ketekunan, doa serta puja-puji bagi-Nya.”

Jakarta, 14 Oktober 1997.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: