TARIAN CERMIN

MENGIRIM MUSIM

Posted on: April 17, 2007

langit ini kukirim untukmu
dalam semangat dingin
bacalah surat-surat terlekat di garis pantai
serta pada kening malam yang pekat
isyarat rumah sakit yang tak bosannya mengunjungi sejarah kita

ketika langit itu kukerat sepotong
aku melihatmu berlari dengan tisu di tangan
ternyata kau mengerti kita telah banyak kehilangan
termasuk wajah dan rumah sendiri
hingga akhirnya kita bermukim di negeri aneh
tak mengenal siapa-siapa
pun tak mengenal diri sendiri
lalu kita dipaksa belajar hidup kembali

Bogor-Bandung, Desember 1996

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: